Autisme adalah perkembangan kekacauan otak dan gangguan pervasif dengan terganggunya interaksi sosial, keterlambatan dalam bidang komunikasi, gangguan dalam, bahasa, perilaku, gangguan perasaan dan emosi, gangguan dalam perasaan sensoris. serta tingkah laku yang berulang-ulang.

Apa saja kesulitan makan anak autis?

  1. Motorik -> Kesulitan koordinasi dan waktu gerakan
  2. Struktural -> Struktur wajah/mulut dan/atau kesulitan fisiologis (sistem pencernaan)
  3. Sensorik -> Kesulitan pada indera
  4. Asosiasi
  5. Kombinasi

Tips saat waktu makan:

  1. Usahakan berada di tempat yang nyaman
  2. Mencuci tangan dan muka
  3. Mengajak untuk makan secara verbal dan visual -> mengajak untuk dengan kata-lata dan juga dilihatkan makanan yang akan dikonsumsi
  4. Memberi model -> dengan makan bersama keluarga
  5. Membersihkan sisa makanan bersama

Beberapa kriteria penting terhadap makanan untuk anak autis:

  1. Mempunyai nilai gizi baik
  2. Tidak menimbulkan alergi
  3. Tidak meningkatkan terjadinya hipersensitivitas

Tips makan untuk anak autis:

  1. Kurangi gluten (protein tepung terigu) dan kasein (protein susu) -> gluten dan kasein termasuk protein yang tidak mudah dicerna sehingga dapat mempengaruhi fungsi susunan syaraf pusat, menimbulkan keluhan diare dan meningkatkan hiperaktivitas, yang tidak hanya berupa gerakan tetapi juga emosinya seperti marah-marah.
  2. Kurangi konsumsi zat pengawet dan zat pewarna -> zat tersebut mengandung senyawa yang beresiko tinggi menimbulkan reaksi alergi pada anak.
  3. Usahakan makanan memiliki gizi seimbang -> memperbanyak sayur dan buah yang bisa diolah dengan proses tertentu. Anak autis hanya menyukai makanan tertentu yang membatasi asupan nutrisi anak tersebut. Apabi;a kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, maka asupan zat-zat yang dibutuhkan oleh otak juga berkurang dan perkembangannya dapat terganggu.
  4. Beri suplemen vitamin B6 -> anak autis menunjukkan kekurangan vitamin B6, yang menyebabkan terjadinya peningkatan pembuangan protein-protein penting bagi tubuh.

Mengapa penambahan sayur dan buah penting?

  1. Anak autis sering mengalami gangguan pencernaan karena menurut penelitian, sistem pencernaan mereka tidak sebaik anak tidak dengan gangguan tersebut.
  2. Sayur dan buah adalah sumber vitamin yang penting bagi anak autis dan lebih murah dibandingkan suplemen vitamin.
  3. Konsumsi sayur kol dan sejenisnya (kailan, sawi) dapat memberi proteksi terhadap kanker kolon. Pada saat ini, risiko kanker kolon secara umum semakin meningkat karena kurangnya konsumsi sayur dan buah yang sudah dibiasakan sejak masih kecil.
    1. Konsumsi sayur masih sulit dilakukan oleh anak autis terutama karena rasanya yang pahit. Namun, menurut penelitian, anak autis dapat lebih menerima buah yang berasa manis dan tekstur yang dapat diterima.
    2. Penambahan sayur dan buah dalam menu makanan harus menyesuaikan dengan penerimaan anak autis. Jika ingin memulai menambahkan sayur dan buah dapat dimulai dengan wortel, apel, anggur, dan pisang karena sayur dan buah tersebut memiliki tekstur yang lebih diterima anak autis. Akan lebih baik jika orang tua berdiskusi lebih lanjut dengan nutrisionis untuk memahami pola makan anak.

Tinggalkan Balasan

Close Menu